Mengenal Flywheel Mobil, Apa Fungsi dan Cara Kerjanya?

Tidak banyak yang tahu mengenai flywheel mobil sebagai komponen di sistem transisi. Nyatanya, komponen yang juga bernama roda gila ini memiliki peran yang begitu penting.

Tidak banyak yang tahu mengenai flywheel mobil sebagai komponen di sistem transisi. Nyatanya, komponen yang juga bernama roda gila ini memiliki peran yang begitu penting.

Walau ukurannya relatif kecil dan tidak terlihat secara langsung, flywheel memiliki peran agar performa mobil tetap stabil dan memastikan tenaga bisa mengalir.

Dari sini, Anda bisa tahu kerusakan komponen ini bisa memicu masalah pada mobil. Kalau ini sampai terjadi, performa dan kinerja mobil bisa terganggu.

Oleh karena itu, penting bagi Anda sebagai pemilik mobil mengetahui komponen yang satu ini. Baik itu secara definisi, fungsi, cara kerja, dan tanda-tanda kerusakannya. Jangan skip komponen satu ini jika tidak ingin mobil Anda bermasalah.

Apa Itu Flywheel Mobil?

Seperti yang Anda ketahui sebelumnya, flywheel terkenal dengan nama roda gila di kalangan pecinta otomotif Indonesia. 

Flywheel car umumnya berbentuk piringan atau lingkaran yang menyerupai roda. Namun, jangan tertipu dari ukurannya yang relatif kecil, karena komponen ini bisa memiliki massa yang cukup berat, yaitu mencapai sekitar 50 kg.

Mengapa komponen ini cenderung begitu berat? Ini karena komponen ini terbuat dari material logam baja atau besi. Tetapi ada juga flywheel berbahan serat karbon dan bantalan magnet yang menjadikannya cukup ringan.

Lalu di mana letak flywheel mobil itu sendiri? Umumnya, komponen ini terletak di ujung poros engkol dan langsung terhubung dengan plat kopling untuk mobil manual. Lebih tepatnya, posisi komponen ini berada di antara mesin dan sistem transmisi.

Baca Juga: 4 Cara Menghilangkan Bau Kopling Mobil, Hilang 100%

Fungsi Flywheel Mobil

Tentunya, flywheel merupakan sebuah komponen wajib bagi mobil manual manapun, terutama dalam pada sistem transmisi. Buktinya, terdapat beberapa fungsi berikut agar performa mobil maksimal.

1. Penyimpanan Tenaga Mekanik

Pertama, flywheel mobil dapat berperan sebagai penyimpan tenaga mekanik, lebih tepatnya energi putar. Tidak hanya itu, komponen juga akan menyalurkan tenaga mekanik atau energi putar agar mesin tetap seimbang sambil memiliki performa stabil.

Ketika mobil mulai menyala, mesin akan menghasilkan energi putar. Energi tersebut akan tersimpan pada flywheel sebelum tersalurkan kembali pada mesin sebagai tenaga.

Maka dari itu, fungsi flywheel yang satu ini untuk memastikan energi atau tenaga dari putaran mesin bisa tetap tersedia. Alasannya agar kinerja dan performa mobil stabil.

Bayangkan apa jadinya jika tidak ada komponen ini. Performa mobil tidak akan terasa konsisten sehingga kecepatan sering mengalami fluktuasi.

2. Sebagai Penghubung dan Lokasi Pemasangan Kopling

Kedua, Anda sudah tahu komponen ini sangat erat kaitannya dengan kopling bagi mobil manual. Bukan tanpa alasan karena flywheel sekaligus menjadi letak memasang kopling.

Memang, kopling mobil perlu terletak di antara flywheel dan clutch cover. Lokasi pemasangan ini bertujuan agar kopling bisa berfungsi.

Plat kopling yang terletak di bagian tengah antara flywheel dan clutch cover akan terhubung secara langsung dengan poros transmisi.

Saat Anda menekan pedal kopling, plat kopling ini akan terjepit oleh clutch cover dan flywheel. Jepitan ini akan memicu berputarnya poros transmisi sehingga roda mobil bisa bergerak.

3. Memutar Mesin Ketika Starter

Selanjutnya, flywheel juga memiliki fungsi untuk memutar mesin saat starter atau Anda menghidupkannya.

Ini karena di sekitar flywheel tidak hanya terdapat plat kopling dan clutch cover. Terdapat pula ring gear dan pinion gear starter. Kedua komponen ini bisa berfungsi hanya saat flywheel mobil berfungsi.

Dengan demikian, saat Anda melakukan starter mobil, pinion gear starter mulai memutar ring gear. Ring gear ini sekaligus akan memicu flywheel berputar yang kemudian memicu berfungsinya poros engkol. 

Berputarnya poros engkol ini membuat piston mulai berfungsi. Dengan begitu, tenaga akan muncul sehingga mobil bisa bergerak.

Ibaratnya, saat starter, terjadi efek domino yang memicu mesin mobil mulai berfungsi.

4. Menstabilkan Putaran Mesin Mobil

Satu lagi fungsi yang tak kalah penting dari flywheel mobil adalah agar putaran mesin mobil tetap stabil.

Tentunya, perputaran mesin akan menghasilkan gerakan halus, selaras, dan seimbang. Kalau tidak, laju kendaraan bisa membahayakan pengemudi dan penumpang karena salah satu dari putaran mesin tidak memiliki kecepatan sama.

Nah, flywheel yang terpasang pada crankshaft ini membantu menaga keseimbangan tersebut. Caranya untuk selalu menyediakan sumber energi secara konsisten dalam sistem mesin.

Saat perputaran tidak merata terjadi, flywheel baru akan melepaskan energi pada piston yang tak menghasilkan tenaga. Kecepatan putaran mesin yang tidak seimbang akan disesuaikan secara otomatis dan diredam flywheel.

Baca Juga: 7 Penyebab Kopling Mobil Keras dan Cara Beresin Masalahnya!

Cara Kerja Flywheel Mobil

flywheel mobil

Kemudian, cara kerja dari flywheel pada dasarnya seperti penyimpan energi sebelum kemudian menyerap dan melepaskannya. Pada dasarnya, cara kerja flywheel terbagi dalam empat langkah berikut:

  • Flywheel mulai berputar saat mesin mobil menyala dalam kondisi starter.
  • Saat mulai berputar bersama mesin, putaran flywheel akan menghasilan energi kinetik. Energi ini kemudian tersimpan sebagai momentum rotasi.
  • Ketika mesin memerlukan tenaga ekstra, flywheel akan melepaskan energi kinetic tersebut.
  • Energi kinetik tersebut kemudian akan beralih menuju poros engkol, piston, dan berbagai komponen lainnya. Perpindahan ini agar tenaga tersalurkan agar mesin tetap berputar. Alhasil, kendaraan bisa berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Cek Biaya Ganti Kampas Kopling Mobil, Apakah Mahal?

Ciri Ciri Flywheel Mobil Rusak dan Pemicunya

Saat terjadi kerusakan pada flywheel, tentu performa mobil bisa berdampak sehingga membahayakan pengemudi dan penumpang. Untuk mengantisipasinya, ketahui setiap ciri kerusakan sebagai berikut:

  • Mesin mobil cepat mengalami overheat.
  • Tercium aroma terbakar yang menyengat.
  • Muncul suara gemuruh, dentuman, gesekan logam, atau tidak normal lainnya dari mesin.
  • Respons kopling dan transmisi tidak ada sehingga menyulitkan perpindahan gigi.
  • Terjadi selip pada kopling saat akselerasi.
  • Kondisi flywheel penyok dan muncul guratan.

Selain itu, terdapat beberapa penyebab kerusakan flywheel secara umum sebagai berikut. Beberapa di antaranya bahkan sering terjadi apabila pengemudi lalai merawatnya:

  • Permukaan flywheel tidak rata dan bergelombang yang memicu aus.
  • Menipisnya kampas kopling.
  • Kerusakan pada release bearing
  • Kontaminasi oli.
  • Terjadi kerusakan pada pegas kopling.
  • Pressure plate bermasalah

Flywheel Mobil Rusak? Segera Service di HaloBengkel!

Anda sudah mengetahui betapa pentingnya untuk mengetahui fungsi dan cara kerja flywheel dalam mobil. Saatnya untuk segera mengeceknya. 

Jika terjadi kerusakan, jangan tunda lakukan service sebelum celaka! HaloBengkel siap bantu Anda mencari bengkel terdekat dengan mudah dalam satu platform.

Kami sudah berkolaborasi bersama deretan bengkel terkenal di seluruh Indonesia. Service yang tersedia juga sangat lengkap meliputi service flywheel dan deretan komponen penting lainnya.

Mulai coba rasakan kemudahan melakukan booking service di platform HaloBengkel sekarang juga!

FAQ

Mengapa flywheel dalam mobil tidak boleh terabaikan begitu saja?

Sebagai salah satu komponen penting bagi mobil, flywheel memiliki fungsi agar performa dan kinerja mesin tetap stabil.

Apakah benar mesin mobil overheat karena kerusakan flywheel?

Ya. Flywheel yang aus atau retak akan memicu kenaikan suhu pada mesin mobil. 

Apa yang terjadi kalau flywheel rusak?

Kinerja mobil tidak akan stabil akibat putaran mesin tidak selaras. Alhasil, hal ini bisa membahayakan pengemudi dan penumpang.

Other Post

Download Now !

aplikasi service mobil

Download Sekarang Reservasi jadi Lebih MUDAH, dan Dapatkan GRATIS Garansi Check Up untuk Kendaraan Kesayangan Anda

Related Post