5 Fungsi Throttle Body pada Mobil, Komponen, dan Cara Kerjanya

Sistem pembakaran mesin selalu bergantung pada keseimbangan udara dan bahan bakar. Maka dari itu, fungsi throttle body pada mobil begitu krusial. Ketika salah satu tidak

Sistem pembakaran mesin selalu bergantung pada keseimbangan udara dan bahan bakar. Maka dari itu, fungsi throttle body pada mobil begitu krusial. 

Ketika salah satu tidak terkontrol, performa langsung terasa berubah. Karena itu, pabrikan merancang komponen yang sanggup mengatur aliran udara secara presisi, cepat, dan konsisten agar mesin tetap responsif setiap kali Anda menginjak pedal gas.

Throttle body memegang peran sentral dalam proses tersebut. Komponen ini bekerja terus-menerus selama mesin menyala, lalu menyesuaikan suplai udara sesuai kebutuhan tenaga. 

Semakin presisi kerjanya, semakin halus pula respons kendaraan yang Anda rasakan. 

Baca Juga: Throttle Mobil: Fungsi, Komponen, dan Cara Perawatannya

Apa Itu Throttle Body Mobil?

Kalau Anda membuka kap mesin lalu mengikuti jalur udara dari filter menuju ruang bakar, Anda akan menemukan throttle body di tengah jalur tersebut. Komponen ini berbentuk tabung dengan katup berbentuk piringan di bagian tengahnya. 

Katup itu membuka dan menutup untuk mengatur volume udara yang masuk ke intake manifold, lalu udara tersebut bercampur dengan bahan bakar sebelum proses pembakaran berlangsung.

Throttle body berfungsi sebagai pengendali utama suplai udara. Ketika Anda menginjak pedal gas, sistem langsung memberi perintah agar katup membuka lebih lebar, sehingga mesin menerima udara lebih banyak dan tenaga meningkat. 

Sebaliknya, ketika Anda melepas pedal, katup menutup sebagian sehingga mesin menurunkan putaran. 

Karena itu, salah satu fungsi throttle body pada mobil menentukan seberapa cepat mesin merespons perintah Anda, dan karena itu pula performa kendaraan sangat bergantung pada presisi kerjanya.

Cara Kerja Throttle Body Mobil

Supaya Anda memahami perannya secara utuh, mari kita lihat alur kerjanya. Pertama, ketika Anda menekan pedal gas, sensor atau kabel mekanis langsung meneruskan gerakan tersebut ke katup throttle. 

Lalu katup membuka sesuai besar tekanan pedal. Semakin dalam Anda menekan pedal, semakin besar bukaan katup, sehingga aliran udara meningkat secara proporsional.

Selanjutnya, sensor posisi throttle membaca sudut bukaan katup secara real time. Sensor tersebut kemudian mengirimkan data ke Electronic Control Unit atau ECU. 

Setelah menerima data itu, ECU menghitung kebutuhan bahan bakar berdasarkan jumlah udara yang masuk. 

Kemudian injektor menyemprotkan bahan bakar dengan takaran yang sesuai agar rasio campuran tetap ideal.

Sementara itu, ketika mesin menyala tanpa injakan pedal, sistem idle mengambil alih pengaturan aliran udara. 

Katup kecil atau jalur bypass membantu menjaga putaran mesin tetap stabil. Jadi meskipun Anda berhenti cukup lama, mesin tetap hidup dengan putaran konstan. 

Semua proses ini terjadi sangat cepat, saling terhubung, dan terus menyesuaikan kondisi berkendara, sehingga mesin mampu memberi tenaga secara konsisten tanpa pemborosan.

Komponen Throttle Body Mobil

Throttle body terdiri dari beberapa bagian penting yang bekerja secara terpadu. Setiap komponen memiliki peran spesifik, lalu bersama-sama memastikan aliran udara terkontrol dengan presisi.

1. Throttle Valve

Throttle valve atau butterfly valve menjadi komponen inti. Katup berbentuk piringan ini berputar mengikuti input pedal gas. 

Saat Anda menekan pedal, katup membuka lebih lebar, sehingga udara mengalir deras menuju intake manifold.

Tapi saat Anda mengurangi tekanan, katup menutup sebagian, sehingga aliran udara berkurang. Pergerakan sederhana ini menentukan besar kecilnya tenaga mesin.

2. Throttle Position Sensor (TPS)

TPS memantau sudut bukaan katup throttle secara terus-menerus. Sensor ini mengirimkan sinyal listrik ke ECU agar sistem mengetahui posisi aktual katup. 

Karena data tersebut sangat menentukan suplai bahan bakar, TPS harus bekerja akurat. Jika sensor mengirimkan sinyal keliru, ECU akan salah menghitung campuran, lalu performa mesin ikut terganggu.

3. Idle Air Control Valve (IACV)

fungsi throttle body pada mobil

IACV membantu menjaga kestabilan putaran mesin saat idle. Komponen ini mengatur aliran udara kecil melalui jalur khusus ketika pedal gas tidak tertekan. Dengan begitu, mesin tetap hidup tanpa perlu Anda injak gas.

4. Housing atau Body Utama

Housing menjadi rangka utama yang menampung seluruh komponen throttle body. Bagian ini membentuk saluran udara sekaligus menjadi dudukan katup dan sensor.

5. Sensor dan Konektor Listrik

Mobil modern menggunakan sistem kontrol elektronik penuh. Karena itu, throttle body terhubung ke ECU melalui konektor listrik dan rangkaian kabel. Sistem ini memungkinkan komunikasi cepat antara sensor dan unit kontrol mesin.

Baca Juga: Perbedaan Antara Throttle Body dan Karburator pada Mobil

Fungsi Throttle Body pada Mobil

Fungsi throttle body mobil begitu krusial yang jika hilang atau mengalami gangguan, akan membuat mesin kehilangan karakter tenaganya. Berikut ini fungsinya: 

1. Mengatur Jumlah Udara Masuk Mesin

Pertama, fungsi throttle body mobil yakni mengatur volume udara yang mengalir menuju ruang bakar secara presisi dan konsisten. 

Katup throttle membuka sesuai perintah pedal gas, lalu udara mengalir melewati intake manifold, kemudian bercampur dengan bahan bakar sebelum proses pembakaran terjadi. Semakin akurat bukaan katup, semakin stabil rasio campuran yang terbentuk.

Anda perlu ingat bahwa mesin bensin selalu bergantung pada keseimbangan udara dan bahan bakar. Ketika udara terlalu sedikit, tenaga melemah. 

Ketika udara terlalu banyak tanpa penyesuaian bahan bakar, pembakaran kehilangan efisiensi. 

Karena itu, throttle body memegang kendali awal yang menentukan ritme kerja mesin, lalu sistem injeksi menyesuaikan suplai bensin berdasarkan data sensor. Fungsi ini menjadi fondasi utama seluruh performa kendaraan.

2. Membantu Menentukan Akselerasi Mesin

Apa fungsi throttle body pada mobil? Salah satunya adalah membantu menentukan percepatan mesin. 

Saat Anda menekan pedal gas lebih dalam, throttle body segera memperbesar bukaan katup, sehingga aliran udara meningkat secara signifikan. 

Peningkatan volume udara memicu ECU untuk menambah suplai bahan bakar, lalu mesin menghasilkan ledakan pembakaran yang lebih kuat, sehingga kendaraan melaju lebih cepat.

Respons ini terjadi dalam hitungan milidetik, lalu sistem elektronik terus menyesuaikan suplai sesuai kebutuhan. 

Karena itu, Anda merasakan akselerasi yang halus dan terkontrol, bukan lonjakan kasar. 

Jika throttle body bekerja optimal, Anda akan mendapatkan tenaga yang terasa linear, stabil, dan mudah dikendalikan, terutama saat menyalip atau saat melewati tanjakan. 

Peran ini sangat penting karena akselerasi menentukan rasa percaya diri pengemudi saat berkendara.

3. Menjaga Mesin Tetap Idle Stabil

fungsi throttle body pada mobil

Fungsi throttle body pada mobil lainnya yakni menjaga agar mesin tetap idle stabil. Ketika Anda berhenti lalu melepas pedal gas, mesin tetap menyala pada putaran rendah. 

Throttle body bersama sistem idle mengatur aliran udara kecil agar mesin tidak mati. Katup menjaga celah tertentu, lalu sistem kontrol menyesuaikan suplai bahan bakar agar putaran tetap konstan.

Jika aliran udara tidak stabil, mesin akan bergetar, lalu putaran naik turun tanpa pola jelas. 

Karena itu, throttle body menjaga kestabilan saat mobil berhenti cukup lama, misalnya saat antre lampu merah atau saat kemacetan panjang. 

Fungsi ini terlihat sederhana, namun justru sangat menentukan kenyamanan serta keawetan mesin dalam jangka panjang.

4. Menjaga Efisiensi Bahan Bakar

Fungsi throttle body pada mobil selanjutnya yakni membantu sistem injeksi menjaga rasio udara dan bahan bakar tetap ideal. 

Ketika udara terukur dengan akurat, ECU dapat menghitung kebutuhan bensin secara presisi, lalu menghindari pemborosan. 

Dengan kontrol yang tepat, mesin menghasilkan tenaga optimal tanpa konsumsi berlebihan.

Anda mungkin tidak langsung menyadari perannya, namun ketika throttle body kotor atau tidak presisi, konsumsi bahan bakar sering meningkat. 

Karena itu, fungsi ini berkaitan erat dengan biaya operasional kendaraan. Kontrol udara yang stabil membuat pembakaran lebih efisien, lalu efisiensi tersebut berujung pada jarak tempuh yang lebih baik untuk setiap liter bahan bakar.

5. Mendukung Sistem Kontrol Emisi

Mesin modern harus memenuhi standar emisi yang ketat. Throttle body membantu sistem kontrol mesin menjaga pembakaran tetap bersih dengan cara mengatur suplai udara secara akurat. 

Ketika campuran udara dan bahan bakar berada pada rasio ideal, maka sisa pembakaran menghasilkan emisi yang lebih terkendali.

Selain itu, sensor oksigen serta catalytic converter bekerja lebih efektif ketika campuran berada dalam batas optimal. 

Karena itu, throttle body berperan dalam menjaga kualitas gas buang tetap sesuai regulasi. 

Fungsi ini tidak hanya berkaitan dengan performa, melainkan juga berkaitan dengan kepatuhan terhadap standar lingkungan.

Jadi, fungsi throttle body pada mobil memang begitu krusial. Maka dari itu, segera bawa ke bengkel terpercaya jika ada tanda throttle body mobil bermasalah

Bingung Harus Bawa Throttle Body Bermasalah ke Mana? Temukan di HaloBengkel

Throttle body yang mulai kotor atau bermasalah sering bikin mesin terasa berat, idle naik turun, lalu respons gas jadi lambat. 

Kalau Anda sudah merasakan gejala seperti itu, sekarang waktunya cari bengkel yang tepat, bukan asal pilih.

Mau cari bengkel mobil terdekat? Gunakan aplikasi HaloBengkel, kini mencari bengkel semakin mudah. 

Kebutuhan service mobil bisa Anda dapatkan dalam satu aplikasi. HaloBengkel bekerja sama dengan berbagai bengkel di Indonesia dengan layanan lengkap, mulai dari service mobil, service AC, service kaki-kaki, ganti oli, ganti ban hingga detailing mobil. 

Coba sekarang, yuk!

Other Post

Download Now !

aplikasi service mobil

Download Sekarang Reservasi jadi Lebih MUDAH, dan Dapatkan GRATIS Garansi Check Up untuk Kendaraan Kesayangan Anda

Related Post