Kadang kala penyebab mobil bergetar saat jalan pelan bisa berasal dari komponen yang krusial. Maka sangat penting untuk memperhatikan tanda-tanda tidak biasa dari mobil kesayangan.
Apalagi ketika mendeteksi masalah seperti getaran tidak wajar. Pasalnya, kondisi ini bisa mengindikasikan kerusakan yang perlu perbaikan segera.
Membiarkan permasalahan tidak ditangani bisa mengarah pada timbulnya dampak yang lebih merugikan. Yuk, simak dulu apa saja penyebab mobil bergetar.
Penyebab Mobil Bergetar Saat Jalan Pelan
Terdapat berbagai faktor yang bisa mengakibatkan mobil bergetar secara berlebihan saat berjalan pelan, sebagai berikut:
1. Kerusakan pada Engine Mounting
Engine mounting adalah komponen dari bahan karet yang berfungsi untuk meredam getaran mesin agar tidak mencapai kabin.
Namun, seiring waktu komponen ini akan terpapar panas mesin, sehingga mengalami penurunan tingkat elastisitas, rusak, atau pecah. Jika sudah begitu, maka fungsi peredaman getaran tidak lagi optimal.
Sehingga bagian kabin bisa merasakan getaran berlebihan dari mesin saat RPM rendah. Getaran biasanya akan berkurang sendiri saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga: 9 Penyebab Rem Mobil Keras, Bukan Hanya Kampas Rem Habis
2. Keausan Kampas Kopling
Salah satu penyebab mobil bergetar saat jalan yang paling umum yaitu kerusakan kopling.
Getaran berlebihan bisa timbul karena kampas kopling sudah aus. Kondisi ini ditandai dengan terasanya getaran saat melepas pedal kopling pada gigi rendah.
Munculnya getaran berlebih juga bisa bersumber pada kerusakan clutch cover atau flywheel.
Apabila komponen tersebut sudah tidak rata atau bengkok, maka komponen akan saling berbenturan sehingga muncul getaran saat pengemudi melepas kopling.
Masalah pada kopling biasanya terasa saat berjalan pelan, terutama ketika melepas pedal. Namun, getaran akan tidak terasa lagi saat kecepatan tinggi.
3. Propeller Shaft Bermasalah
Termasuk juga faktor penyebab penyebab mobil bergetar saat jalan pelan yaitu adanya masalah pada propeller shaft dan cross joint.
Pada mobil baru, komponen propeller shaft bentuknya seimbang. Sehingga putaran poros dari komponen ini terasa sangat nyaman.
Namun, seiring penggunaan, bentuk komponen bisa berubah dan lama-kelamaan tidak lagi seimbang.
Kondisi tersebut umum dijumpai pada mobil yang usianya sudah tua. Terutama jika intensitas pemakaian mobil tinggi.
Selain perubahan bentuk karena faktor usia, propeller shaft juga bisa mengalami berbagai masalah lain, seperti macet, kering, dan oblak. Terjadinya permasalahan tersebut mengakibatkan timbul getaran pada kecepatan tertentu.
4. Driver Shaft Tidak Seimbang
Driver shaft atau as roda bisa jadi penyebab mobil bergetar di kecepatan tinggi dan saat jalan pelan.
Komponen as roda terdiri dari bearing dan batang besi khusus yang strukturnya kokoh. Fungsi komponen ini adalah untuk meneruskan putaran mesin ke roda.
Apabila as roda mengalami kerusakan atau tidak seimbang, maka putarannya juga menjadi tidak seimbang. Akibatnya, timbul getaran berlebihan yang terasa sampai ke bagian dalam kabin.
Gejala lain yang menandakan kondisi tersebut adalah munculnya bunyi “klotok-klotok”.
5. Ban atau Velg Benjol
Kondisi ban atau velg dapat menjadi penyebab mobil bergetar saat kecepatan tinggi. Getaran berlebihan akibat ban atau velg tidak rata juga terasa ketika mobil jalan pelan.
Adapun penyebab dari tidak ratanya ban atau velg adalah faktor usia dan pemakaian. Sebagai contoh, mobil kesayangan sudah berusia lebih dari lima tahun dan belum pernah ganti ban.
Seiring pemakaian, permukaan ban bisa bergelombang dan muncul benjolan. Hal ini menyebabkan munculnya getaran yang mengganggu saat mobil melaju.
Untuk mengatasinya, tentu saja Anda perlu melakukan ganti ban atau velg. Kemudian berikan perawatan spooring dan balancing untuk memastikan posisi roda seimbang.
6. Masalah Internal Mesin
Penyebab mobil jalan bergetar juga bisa berasal dari mesin. Jenis masalahnya sendiri bisa bervariasi, mulai dari kerusakan ringan seperti penyetelan yang kurang tepat, hingga kerusakan komponen tertentu.
Apabila terdapat komponen yang penyetelannya kurang tepat, maka fungsinya akan menjadi kurang optimal. Kondisi ini kemudian memicu timbul getaran saat RPM rendah.
Permasalah internal mesin lainnya yaitu ada bagian injektor yang tersumbat. Injektor bertugas menyemprotkan bahan bakar sehingga mesin bisa bekerja menggerakkan mobil.
Saat injektor tersumbat, maka semprotan bahan bakar ikut terhambat. Alhasil, kinerja mesin terganggu dan terjadi masalah seperti getaran tidak wajar dan RPM naik sendiri.
Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Ganti Filter Udara Mobil? Ini Jawabannya
Cara Mengatasi Mobil Bergetar Saat Jalan
Setelah mengenali penyebab mobil bergetar saat jalan pelan, Anda bisa mulai mencari cara penanganan yang sesuai. Berikut penjelasannya:
1. Memperbaiki Engine Mount
Seiring waktu, engine mounting akan mengeras sehingga tidak mampu lagi meredam getaran dari mesin. Maka Anda perlu melakukan penggantian komponen engine mounting.
2. Mengecek Kopling Mobil
Pada mobil manual, kopling bisa jadi biang keladi getaran berlebihan. Permasalahan pada kopling menyebabkan perpindahan tenaga dari mesin ke transmisi menjadi tidak bisa berlangsung mulus. Akibatnya, muncul getaran yang terasa mengganggu.
Untuk mengatasinya, Anda perlu mengecek kopling mobil. Kemudian bersihkan kampas kopling dan pastikan bahwa kampas masih layak pakai. Apabila sudah tipis, Anda perlu mengganti kampas dengan yang baru.
Permasalahan juga bisa terletak pada pressure plate. Saat komponen ini melemah, maka getaran mobil terasa tidak wajar. Penanganannya memerlukan bantuan bengkel untuk penggantian komponen.
3. Mengecek As Roda, Velg, dan Ban
Getaran berlebihan juga bisa terjadi akibat permasalahan pada sistem roda. Jadi, Anda perlu mengecek bagian roda, velg, dan as roda.
Apabila komponen-komponen tersebut tidak seimbang atau permukaannya tidak rata, maka bisa terasa getaran tidak wajar hingga ke kabin saat mobil berjalan. Hal ini bisa Anda atasi dengan melakukan ganti ban atau velg.
Selain itu, sebaiknya lakukan spooring dan balancing untuk memastikan posisi roda ideal seperti standar pabrikan.
4. Servis Mesin Mobil
Munculnya getaran bisa menandakan mesin kotor atau mengalami masalah tertentu, sehingga perlu servis ke bengkel.
Beberapa contoh masalah internal mesin yaitu kerusakan busi, penurunan fungsi injektor, throttle body, dan filter udara.
Berbagai masalah tersebut memerlukan pengecekan secara teliti oleh mekanik berpengalaman.
Untuk menghindari timbul masalah, pemilik mobil sebaiknya rutin melakukan servis berkala.
5. Memeriksa Idle Speed Control (ISC)
Pada mobil injeksi, kinerja sensor seperti ISC atau TPS (Throttle Position Sensor) turut mempengaruhi kestabilan putaran mesin.
Maka dalam penanganan mobil bergetar, perlu dilakukan pengecekan pada komponen ini.
Mekanik kemudian akan membersihkan dan melakukan penyetelan agar sensor kembali berfungsi optimal.
Baca Juga: Spooring Mobil: Manfaat, Biaya, dan Kapan Diperlukan
Solusi Pencarian Bengkel Paling Cepat dan Praktis
Faktor penyebab mobil bergetar saat jalan pelan bisa berbeda-beda antara satu mobil dengan yang lain. Oleh karenanya, pengecekan dan perbaikan oleh mekanik ahli penting untuk dilakukan.
HaloBengkel hadir sebagai solusi pencarian bengkel mobil terpercaya dan paling dekat dengan lokasi Anda. Kami memiliki jaringan bengkel berkualitas yang berlokasi di seluruh Indonesia.
Yuk, temukan bengkel mobil terdekat dengan lebih cepat lewat HaloBengkel.
Erwin Juntoro, seorang car enthusiast dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di dunia otomotif. Lulusan SMK Otomotif, Erwin punya minat yang tinggi dalam bidang kelistrikan, mesin, transmisi, tune-up dan modifikasi kendaraan. Driven by Passion, Fueled by Innovation.