Kapan waktu terbaik ganti filter udara mobil? Pertanyaan ini sudah pasti harus terlintas bagi pemilik mobil karena filter udara adalah salah satu komponen terpenting karena perannya.
Dari namanya saja, filter udara memiliki fungsi sebagai penyaring udara. Memangnya kenapa udara masuk harus tetap melalui penyaringan? Tujuannya agar debu dan kotoran tidak ikut masuk ke ruang bakar.
Artinya, kalau filter sudah kotor, sudah pasti akan mengalami kesulitan menyaring debu dan kotoran. Alhasil, kualitas udara akan berkurang sekaligus mengganggu aliran. Kalau sampai terjadi, mesin akan sulit untuk menyala dalam kasus terparah.
Ini menunjukkan filter udara harus mengalami pergantian secara rutin. Jika tidak, bukan tidak mungkin masalah akan berdatangan. Dari pemborosan bahan bakar lebih parah hingga mobil rusak total.
Kapan Waktu Terbaik Ganti Filter Udara Mobil?
Lantas, kapan saat terbaik untuk mengganti filter udara mobil? Anda akan mendengar beberapa ahli akan menjawab beragam. Lebih tepatnya, tergantung pada berbagai faktor sebagai berikut:
- Frekuensi dan intensitas dalam menggunakan mobil
- Kondisi lingkungan
- Tipe filter udara
Baca Juga: 6 Cara Membersihkan Filter Udara Mobil Sendiri, Mudah!
Kalau mencari jawaban umum, biasanya filter udara harus mengalami pergantian setiap 12.000 sampai 15.000 kilometer.
Jika berbicara tentang waktu ganti filter udara mobil secara spesifik, setidaknya kurang lebih enam bulan sampai satu tahun sekali kerap menjadi rekomendasi.
Baca Juga: Kenali 5 Fungsi Filter Udara Mobil dan Tips Perawatannya
Namun, ada berbagai skenario yang mengharuskan Anda untuk menggantinya sesegera mungkin.
Apabila terjadi salah satu atau lebih dari gejala berikut, jangan tunda waktu penggantian filter udara mobil. Segera melakukan penggantian alih-alih mengikuti jadwal.
- Menurunnya performa mesin alias lemot: Filter udara yang kotor akan memicu penurunan performa mesin. Gejala ini terlihat ketika mesin kurang responsif saat Anda menekan pedal gas.
- Suara bising dari mesin: Tidak mengherankan suara mesin yang semakin berisik tidak hanya menunjukkan performa mesin turun. Ini juga menunjukkan mesin harus bekerja lebih keras dalam proses pembakaran.
- Lampu indikator mesin menyala: Apabila lampu indikator mesin dalam dashboard menyala, ini menandakan terjadinya masalah pada suplai udara dan sistem pembakaran.
- Konsumsi bahan bakar semakin boros: Saat performa mesin terasa lemot karena masalah, Anda harus menekan gas secara berlebih. Inilah yang memicu pemborosan konsumsi bahan bakar.
- Emisi meningkat: Filter udara yang kotor akan memicu meningkatnya emisi atau gas buang. Hal ini terjadi karena proses pembakaran tidak berjalan secara mulus akibat debu dan kotoran masuk ke ruang bakar.
Baca Juga: Mengapa Pembersihan Filter Udara Mobil Penting?
Efek Ganti Filter Udara Mobil secara Rutin
Setelah melakukan penggantian secara rutin, filter udara akan berdampak positif bagi mobil secara keseluruhan. Anda akan melihat berbagai efek positif sebagai berikut:
- Mesin terlindungi dari masuknya kotoran dan debu: Filter udara yang bersih memiliki kemampuan maksimal mencegah kontaminasi kotoran, debu, dan serpihan lainnya ke ruang bakar.
- Kinerja mesin tetap terjaga: Kalau udara bersih dari kontaminasi, proses pembakaran akan berjalan dengan mulus.
- Meningkatkan efisiensi bahan bakar: Udara yang terkontaminasi akan memicu pemborosan bahan bakar. Kontaminasi kotoran, debu, atau serpihan lain akan menyulitkan performa sehingga membutuhkan lebih banyak bahan bakar.
- Memperpanjang umur mesin: Dari ketiga efek tadi, filter udara akan meningkatkan masa pakai mesin mobil secara keseluruhan.
Merasa sudah memasuki waktu terbaik ganti filter udara mobil? HaloBengkel bisa membantu Anda untuk mencari bengkel terbaik untuk berbagai kebutuhan servis.
Rasakan kemudahan dalam pencarian bengkel dan booking service untuk perawatan mobil dalam satu platform. HaloBengkel siap untuk menemukan service yang aman dan terpercaya di seluruh Indonesia.
Erwin Juntoro, seorang car enthusiast dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di dunia otomotif. Lulusan SMK Otomotif, Erwin punya minat yang tinggi dalam bidang kelistrikan, mesin, transmisi, tune-up dan modifikasi kendaraan. Driven by Passion, Fueled by Innovation.