Indikasi Suspensi Mobil Bocor

Suspensi mobil merupakan sebuah sistem yang diciptakan untuk menjaga kenyamanan dalam berkendara dan untuk meningkatkan stabilitas mobil anda. Sistem ini

Suspensi mobil merupakan sebuah sistem yang diciptakan untuk menjaga kenyamanan dalam berkendara dan untuk meningkatkan stabilitas mobil anda. Sistem ini terletak pada penghubung antara roda dengan body mobil anda.

Pernah tidak kalian bertanya mengapa mobil tetap terasa nyaman walaupun melewati jalan yang bergelombang dan berlubang ? jawabannya karena adanya suspensi yang baik dan terawat dalam mobil tersebut.

Perlu diketahui bahwa suspensi berfungsi untuk meredam guncangan dan getaran dengan menyerap energi tersebut sehingga muncul sebuah rasa nyaman dan halus dalam berkendara, selain itu suspensi juga berfungsi sebagai penyeimbang dan penopang body mobil baik dalam keadaan diam maupun dalam keadaan bergerak atau melaju di jalan.

Namun, sistem suspensi ini sama seperti barang-barang pada umumnya yaitu semakin sering digunakan dan tanpa adanya perawatan maka dapat mengalami kerusakan. Salah satu akibat dari kerusakan suspensi yaitu kebocoran.

Berikut adalah Indikasi Suspensi Mobil Anda Bocor:

  1. Ketinggian Mobil Menurun

Seperti yang di jelaskan diatas, salah satu fungsi suspensi yaitu untuk menopang body mobil. Jika suspensi mobil anda bocor, ketinggian mobil akan berbeda setiap sisinya. Cara mengecek penurunan ketinggian mobil dengan memparkirkan mobil di area yang datar kemudian amatilah tiap sisi mobil, bisa jadi sisi depan lebih tinggi dari pada sisi belakang ataupun sebaliknya.

  1. Mobil Miring Saat Digunakan

Mobil miring ke satu sisi saat digunakan merupakan kelanjutan dampak yang dirasakan dari penurunan ketinggian mobil. Jelas tidak nyaman bukan jika kita mengendarai mobil tapi mobil miring pada salah satu sisi.

  1. Keausan Ban Pada Satu Sisi

Pada umumnya keausan ban pada satu sisi terjadi karena adanya kebocoran pada suspensi mobil anda. Akibat dari keausan tidak merata ini ban tidak bisa mencengkeram dengan baik sehingga resiko terjadinya kecelakaan meningkat.

  1. Kebocoran Oli

Oli merembes atau menetes keluar dari sekitar tempat komponen suspensi. Oli berfungsi sebagai peredam guncangan. Akibat dari kebocoran oli, sistem suspensi tidak dapat meredam guncangan dengan baik.

  1. Getaran yang Berlebihan

Ketika anda merasakan getaran yang berlebihan ketika melewati jalan yang tidak rata, bergelombang, atau berlubang bisa jadi suspensi mobil anda mengalami kerusakan atau kebocoran. Suspensi yang bocor tidak dapat meredam guncangan dan getaran dengan baik, alhasil guncangan dan getaran tersebut langsung dapat dirasakan oleh para penumpang mobil.

  1. Timbul Bunyi Berdecit

Saat mobil anda melaju di jalan yang tidak rata atau jalan yang berbelok kemudian muncul sebuah bunyi berdecit. Bisa jadi bunyi tersebut adalah tanda dari kerusakan sistem suspensi. Hal ini tidak boleh anda sepelekan atau malah anda biarkan, karena akan timbul masalah yang lebih besar lagi dikemudian hari.

  1. Mobil Sulit dikendalikan

Salah satu dampak dari kebocoran sistem suspensi yaitu mobil sulit dikendalikan saat dikendarai, terutama ketika melewati sebuah tikungan dan bermanuver mendadak. Selain itu, kondisi setir yang tidak normal dan terasa berat saat ditarik di sisi tertentu merupakan tanda dari kebocoran di sistem suspensi.

  1. Mobil Terasa Melayang

Ketika mobil melaju di jalan dan anda merasa seperti melayang ke kanan dan ke kiri seperti terombang-ambing, itu merupakan salah satu ciri terjadinya kebocoran dalam sistem suspensi. Kerusakan suspensi menyebabkan mobil tidak dapat stabil saat digunakan.

Jika mobil anda mengalami tanda-tanda kebocoran suspensi diatas segeralah lakukan perbaikan demi keselamatan anda di jalan. Jika Anda udah mengalami hal atau tanda-tanda seperti di atas, disarankan langsung bawa ke Halobengkel, supaya bisa segera ditangani.

Keranjang
Home
Product
Wishlist
Compare
Menu
Open chat
1
Info Layanan & Konsultasi
Scan the code
Info Layanan & Konsultasi