Kalau Asal Pakai Oli Mobil Biar Mesin Gak Rusak

Kalau Asal Pakai Oli Mobil Biar Mesin Gak Rusak, HaloBengkel.com – Oli pada mesin kendaraan baik motor dan juga mobil

Kalau Asal Pakai Oli Mobil Biar Mesin Gak Rusak, HaloBengkel.com – Oli pada mesin kendaraan baik motor dan juga mobil tentunya punya peranan yang sangat penting. Tidak heran jika kita perlu memfasilitasi mesin mobil dengan oli terbaik, demi mesin yang sehat dan mobil umur panjang. 

Penggantian oli mesin di mobil itu sebaiknya dilakukan dengan rutin dan sesuai dengan jarak yang sudah ditempuh pada kendaraan tersebut. Diharapkan komponen mesin tetap sehat dan berjalan dengan optimal, oli mesin juga perlu disesuaikan dengan merek, spesifikasi, sampai harganya. Karena antara satu mobil dengan mobil yang lainnya itu berbeda. 

Begini sobat kenapa ganti oli mobil itu sangat penting, karena jika putaran mesin tidak ada pelumas yang sehat maka akan membuat goresan-goresan pada komponen mesin mobil.

Ganti oli mobil lebih baik mengikuti saran mekanik senior atau bengkel langganan, namun alangkah lebih baiknya kamu mengganti pada sebelum saran rekomendasi Km pergantian sobat.

Senior dan praktisi otomotif yang sudah kawakan pun punya pendapat tentang hal ini, perhatikan masa penggunaan oli, bukan hanya bergantung pada jarak tempuh dari kendaraan itu saja, tetapi juga pada waktu pemakaian. Meskipun kendaraan itu jarang digunakan sobat, serta juga kita melihat angka kilometer belum menunjukkan ketentuan penggantian, tetapi jika sudah waktunya diganti, harus tetap diganti. 

Ketika mobil jarang dikendarai tetapi masa waktu pemakaian komponen itu juga sudah habis jadi segeralah ganti oli mesin kendaraan Anda. Jika mengacu pada jarak tempuh, disarankan setiap 10.000 km harus ganti oli, pada waktu hitungan bulan adalah setiap enam bulan sekali, tentu mana yang tercapai lebih dahulu ya sobat.

Bahaya dan konsekuensi buruk jika pemilik mobil lupa atau sengaja telat melakukan penggantian oli mesin mobil, pertama bahan bakar jadi lebih boros, komponen mesin jadi cepat rusak, sampai overheat dan mogok di tengah jalan. Direkomendasikan juga untuk pemilik kendaraan memakai oli yang sudah direkomendasikan oleh pabrikan, serta juga kalau bisa tidak perlu setiap ganti oli mengganti juga brand atau merek oli mesin itu sendiri apalagi mengganti jenis dan spek oli.

Oli itu punya spesifikasi tersendiri serta zat aditif yang berbeda, ada yang bisa menimbulkan sludge atau lumpur ketika dicampur-campur. Sludge atau lumpur itu tadi karena ketika penggantian oli tidak semua oli yang akan diganti tadi semuanya turun dan terbuang dari blok mesin. Atau dalam Bahasa mudahnya masih tertinggal atau ada sisa pada blok ruangan mesin tadi.

Karena pada dasarnya, oli mesin setiap brand itu punya kualitas dan tipe spesifikasi yang berbeda. Ketika pemilik mobil mengganti merek oli mesin tanpa memperhatikan spesifikasi atau SAE nyam aka zat aditifnya pun berbeda serta bisa berpengaruh pada kondisi serta performa mesin itu sendiri, sangat disayangkan bukan.

Sebagai pemilik kendaraan terutama roda empat sangat disarankan untuk fokus dalam menggunakan satu brand dan sae oli mesin yang sudah direkomendasikan. Lalu jika memungkinkan tidak perlu sampai 10.000 km untuk mengganti oli mesin, karena semakin fresh oli, semakin baik juga untuk performa mesin kendaraan.

Baca juga: Pakai Oli Sesuai Umur Mobil Kamu

Jika kita sering melewati kemacetan seperti berangkat dan pulang kerja misalnya, ketika terjebak dalam kemacetan, km mobil itu kan tidak bergerak atau bertambah, tetapi mesin tetap bekerja. Alhasil itulah kenapa rekomendasi dari kami untuk hasil kesehatan mesin mobil yang lebih baik, ganti oli mesin sebelum menyentuh angka 10.000 km atau penggunaan sebelum 6 bulan dalam hitungan hari.

Keranjang
Home
Product
Wishlist
Compare
Menu
Open chat
1
Info Layanan & Konsultasi
Scan the code
Info Layanan & Konsultasi