Lewati ke konten
HALOBENGKEL
Komponen Mobil

Tanda Aki Mobil Mulai Soak dan Kapan Harus Diganti

Kenali tanda aki mobil mulai soak sebelum mogok, cara cek tegangan dengan multimeter dan mata aki, serta panduan kapan cukup dicas atau harus diganti.

Redaksi HaloBengkel

7 menit baca

Tanda Aki Mobil Mulai Soak dan Kapan Harus Diganti
Daftar isi(9)
  1. Tanda aki mobil mulai soak yang sering terlewat
  2. Cara cek kondisi aki sendiri
  3. 1. Ukur tegangan istirahat dengan multimeter
  4. 2. Perhatikan tegangan saat starter
  5. 3. Baca mata aki (indikator di aki kering/MF)
  6. Aki basah dan aki kering: beda cara memantaunya
  7. Apa yang membuat aki cepat menua
  8. Cukup dicas atau harus ganti? Panduan memutuskan
  9. Ringkasan

Aki jarang rusak secara mendadak. Sebelum mobil benar-benar tidak mau hidup, biasanya ada tanda kecil yang muncul lebih dulu: starter terdengar sedikit lebih berat di pagi hari, lampu meredup saat mesin dihidupkan, atau jam di dasbor tiba-tiba kembali ke nol.

Mengenali tanda aki mobil mulai soak sejak awal membuat Anda punya waktu untuk mengecek, mengecas, atau mengganti aki dengan tenang, bukan saat terjebak di parkiran kantor atau di tengah perjalanan mudik. Berikut tanda-tanda awalnya, cara memeriksanya sendiri, dan panduan memutuskan apakah aki cukup dirawat atau sudah waktunya diganti.

Tanda aki mobil mulai soak yang sering terlewat

Kata "soak" di sini berarti aki tidak lagi mampu menyimpan dan menyalurkan listrik sebaik saat baru. Gejalanya sering muncul pelan-pelan, jadi mudah dianggap biasa.

  1. Starter terasa lebih lambat, terutama pagi hari. Putaran mesin saat distarter terdengar lebih berat atau lebih lama sebelum mesin menyala, lalu normal lagi di siang hari. Ini salah satu gejala paling awal.
  2. Lampu dan klakson melemah saat starter. Lampu dasbor atau lampu depan meredup jelas ketika kunci diputar ke posisi start. Daihatsu Indonesia juga menyebut klakson yang terdengar lebih lemah dan lampu utama yang meredup sebagai ciri aki mulai melemah.
  3. Pengaturan elektronik sering ter-reset. Jam, pilihan radio, atau pengaturan head unit kembali ke awal setelah mobil diparkir semalam.
  4. Mobil sulit hidup setelah didiamkan beberapa hari. Setelah ditinggal saat liburan atau jarang dipakai, mesin sulit distarter padahal sebelumnya normal.
  5. Aki basah lebih cepat kehilangan air. Pada aki basah, permukaan air aki lebih sering turun mendekati batas bawah.
  6. Ada tanda fisik di aki. Kerak putih atau kehijauan di terminal, bodi aki menggembung, atau bau menyengat dari ruang aki.

Bila tanda yang muncul sudah berat, misalnya mesin sama sekali tidak mau distarter, gejala itu dibahas lebih lengkap di artikel berikut.

Baca juga: Inilah 6 Tanda Baterai Aki Mobil Rusak dan Harus Diganti

Perlu diingat, sebagian gejala di atas juga bisa disebabkan oleh hal lain. Lampu indikator aki yang menyala saat mesin hidup, misalnya, lebih sering mengarah ke sistem pengisian seperti dinamo ampere. Penjelasannya ada di artikel 7 Penyebab Indikator Aki Menyala dan Cara Mengatasinya.

Cara cek kondisi aki sendiri

Ada tiga pemeriksaan ringan yang bisa Anda lakukan tanpa membongkar apa pun. Matikan mesin, cabut kunci kontak, dan jangan menyentuhkan kedua terminal aki dengan benda logam.

1. Ukur tegangan istirahat dengan multimeter

Multimeter (alat ukur listrik, sering disebut avometer) bisa dibeli di toko perkakas. Atur ke mode tegangan DC (V dengan garis lurus), lalu tempelkan kabel merah ke terminal positif (+) dan kabel hitam ke terminal negatif (−).

Ukur saat aki "istirahat", yaitu sudah beberapa jam tidak dipakai atau dicas. Battery University menyarankan minimal 4 jam, idealnya 24 jam, karena aki yang baru dipakai berkendara masih menyimpan muatan permukaan yang membuat angkanya terlihat lebih tinggi. Cara praktisnya, ukur pagi hari sebelum mobil dihidupkan.

Patokan kasar untuk aki 12 volt (data BCI yang dikutip Battery University, diukur pada suhu 26°C):

Tegangan saat mesin mati Perkiraan isi aki Artinya
Sekitar 12,65 V 100% Terisi penuh
Sekitar 12,45 V 75% Masih wajar, pantau
Sekitar 12,24 V 50% Kurang terisi, perlu dicas
Sekitar 12,06 V 25% Sangat kurang, segera dicas dan periksa
Sekitar 11,89 V 0% Kosong

Angka ini bisa sedikit bergeser karena suhu dan jenis aki. Aki dengan pelat kalsium dan aki AGM biasanya terbaca sedikit lebih tinggi, jadi pakai tabel ini sebagai gambaran, bukan vonis.

2. Perhatikan tegangan saat starter

Minta orang lain menstarter mesin sementara Anda membaca multimeter yang tetap terpasang di terminal aki. Tegangan memang akan turun sesaat ketika starter bekerja. Daihatsu Indonesia menyebut tanda aki melemah terlihat bila tegangan aki di bawah 10 volt saat diuji dengan load tester atau cranking test.

Bila penurunan terlihat besar padahal tegangan istirahatnya tadi normal, kemampuan aki menyalurkan arus besar sudah menurun. Pengujian beban yang lebih akurat sebaiknya dilakukan di bengkel dengan battery tester.

3. Baca mata aki (indikator di aki kering/MF)

Banyak aki kering atau MF (maintenance free, bebas perawatan) punya jendela bulat kecil di bagian atas yang disebut mata aki. Warnanya berubah sesuai kondisi di dalam aki.

Arti warnanya berbeda antar-merek. Pada banyak aki, satu warna (sering hijau atau biru) menandakan isi cukup, warna lain menandakan perlu dicas, dan warna lain lagi menandakan elektrolit kurang atau aki perlu diganti. Selalu cocokkan dengan keterangan di label aki Anda, dan gunakan mata aki bersama hasil multimeter, jangan hanya mengandalkan salah satunya.

Aki basah dan aki kering: beda cara memantaunya

Jenis aki menentukan apa yang bisa Anda cek sendiri.

Hal Aki basah Aki kering / MF
Perawatan rutin Cek air aki berkala, harus di antara garis batas atas dan bawah Tidak perlu tambah air, tutup tidak dibuka
Tanda awal soak Air aki cepat berkurang, starter berat Mata aki berubah warna, starter berat
Cara cek di rumah Lihat level air, ukur tegangan Baca mata aki, ukur tegangan
Yang perlu dihindari Mengisi dengan air selain air aki khusus Membuka atau mencongkel tutup aki

Daihatsu Indonesia mengaitkan mobil yang susah dihidupkan dengan air aki yang berada di batas minimum, jadi pemilik aki basah sebaiknya rutin melihat levelnya. Untuk menambah, gunakan air aki khusus, misalnya air accu, bukan air keran. Perbandingan lengkap kedua jenis aki ada di artikel Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah.

Apa yang membuat aki cepat menua

Daihatsu Indonesia menyebut umur aki pada umumnya sekitar 2 tahun, dengan catatan sangat bergantung pada perawatan dan cara pemakaian. Beberapa faktor yang mempercepat penurunannya:

  • Sering perjalanan pendek dan macet. Menurut Battery University, aki mobil yang lebih banyak dipakai di dalam kota dengan kecepatan rendah dan banyak idle sering tidak sempat terisi penuh. Kondisi ini memicu sulfasi, yaitu kristal timbal sulfat yang menempel di pelat aki dan mengurangi kapasitasnya.
  • Mobil lama didiamkan. Aki yang dibiarkan dalam kondisi kurang terisi selama berminggu-minggu bisa mengalami sulfasi yang permanen.
  • Panas. Suhu tinggi mempercepat penuaan aki, dan kerusakan akibat panas tidak bisa dipulihkan. Ruang mesin yang panas saat macet di siang hari ikut berpengaruh.
  • Beban listrik tambahan dan kebocoran arus. Aksesori seperti dashcam yang tetap menyala saat parkir, atau kebocoran arus dari kabel yang bermasalah, menguras aki saat mobil mati. Cara mengeceknya ada di Cara Cek Kebocoran Arus Aki Mobil.

Baca juga: 5 Penyebab Aki Mobil Sering Soak dan Cara Mengatasinya

Cukup dicas atau harus ganti? Panduan memutuskan

Tidak semua aki yang soak harus langsung diganti. Battery University menjelaskan bahwa sulfasi ringan yang ketahuan lebih awal sering masih bisa diperbaiki, sedangkan aki yang sudah berminggu-minggu atau berbulan-bulan dibiarkan kosong cenderung sulit pulih. Gunakan panduan berikut sebagai patokan awal:

Kondisi Langkah yang disarankan
Tegangan istirahat sedikit di bawah penuh, starter masih normal Perbanyak perjalanan yang lebih panjang, cek ulang dalam satu sampai dua minggu
Tegangan sekitar 12,2 V atau lebih rendah, aki belum terlalu tua Cas penuh di bengkel, lalu ukur lagi setelah aki istirahat
Setelah dicas penuh, tegangan istirahat cepat turun lagi tidak lama kemudian Kemungkinan aki sudah tidak mampu menyimpan muatan, siapkan penggantian
Starter tetap berat walau tegangan istirahat normal Minta uji beban di bengkel; bila aki lolos, periksa juga sistem starter dan kabel
Bodi menggembung, bocor, atau bau menyengat Hentikan pemakaian dan ganti aki, jangan dicas sendiri
Aki sudah sekitar dua tahun atau lebih dan gejala sering muncul Pertimbangkan ganti sebelum aki mati total

Bila tegangan aki selalu rendah padahal aki masih baru, masalahnya mungkin bukan di aki, tetapi di sistem pengisian atau kebocoran arus. Dalam kasus ini, mengganti aki saja tidak menyelesaikan masalah.

Untuk urusan kelistrikan, batasi pemeriksaan sendiri pada langkah ringan di atas. Mengecas dengan alat seadanya, membuka tutup aki MF, atau melepas kabel tanpa urutan yang benar berisiko merusak komponen elektronik dan bisa berbahaya. Serahkan pengecasan, uji beban, dan penggantian kepada bengkel resmi atau mekanik berpengalaman.

Bila aki terlanjur tidak kuat menyalakan mesin saat Anda sedang di jalan, bantuan jumper aki bisa membuat mobil hidup kembali sampai Anda bisa ke bengkel.

Ringkasan

Tanda aki mobil mulai soak biasanya muncul bertahap: starter lebih lambat di pagi hari, lampu meredup saat starter, pengaturan elektronik ter-reset, dan mobil sulit hidup setelah didiamkan. Cek tegangan istirahat dengan multimeter, perhatikan penurunan tegangan saat starter, dan baca mata aki sesuai label mereknya. Bila aki masih bisa kembali normal setelah dicas penuh, perbaiki pola pemakaiannya; bila tegangan cepat turun lagi atau fisik aki rusak, sudah waktunya diganti.

Anda bisa memeriksakan kondisi aki sekaligus melihat pilihan paket aki dan servis di bengkel mitra HaloBengkel.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa tegangan aki mobil yang masih sehat?
Aki 12 volt yang terisi penuh dan sudah diistirahatkan beberapa jam biasanya terbaca sekitar 12,6 volt saat mesin mati. Bila terus berada di kisaran 12,2 volt ke bawah, isi aki tinggal sekitar separuh atau kurang dan perlu dicas atau diperiksa.
Apakah aki yang sudah soak bisa normal lagi setelah dicas?
Bisa, bila penurunannya karena aki jarang terisi penuh dan belum lama dibiarkan kosong. Bila setelah dicas penuh tegangannya cepat turun lagi atau starter tetap berat, kemungkinan kerusakan di dalam aki sudah permanen dan aki sebaiknya diganti.
Berapa lama umur aki mobil?
Tidak ada angka tetap. Daihatsu Indonesia menyebut umur aki pada umumnya sekitar 2 tahun, tergantung perawatan dan cara pemakaian. Panas ruang mesin, perjalanan pendek, dan mobil yang lama didiamkan bisa mempercepat penurunannya.
Apa arti warna mata aki pada aki kering?
Artinya berbeda antar-merek. Umumnya satu warna menandakan isi cukup, warna lain menandakan perlu dicas, dan warna lain lagi menandakan perlu diperiksa atau diganti. Selalu cocokkan dengan keterangan pada label di bodi atau tutup aki Anda.
Bagikan:

Ditulis oleh

Redaksi HaloBengkel

Tim redaksi HaloBengkel menulis panduan perawatan mobil, tips berkendara, dan info bengkel terpercaya untuk pemilik mobil di Indonesia.

Lihat 296 artikel →

Mobil saya

Pilih sekali, kami tandai paket & produk yang cocok.

Merek